Prof Cece Sobarna, Guru Besar Bahasa Unpad


Saya mengenal beliau pertama kali di Desa Dermaji, Lumbir, Banyumas. Dikenalkan oleh pak Bayu, saat itu menjabat Kepala Desa di sana. Beliau ternyata pernah melakukan riset tentang bahasa Sunda yang sempat menjadi bahasa tutur masyarakat Dermaji di era sebelum 1990-an. Saat itu ia masih sebagai dosen di Unpad.

Ketika kembali ke Dermaji, tahun 2019 beliau sudah menjadi Guru Besar di Unpad, Bandung. Saat itulah beliau kembali ke Dermaji, menghadiahkan sebuah buku hasil penelitian tentang Toponimi, asal-usul penamaan sebuah tempat yang dilakukan tim Unpad di Jawa Tengah.


Saya berkesempatan bahkan mengisi sebuah workshop di Unpad, atas undangan beliau. Kebetulan saat itu teman-teman Hima Fakultas Sastra Sunda Unpad saat itu menyelenggarakan lokakarya bertema Publikasi Toponimi Berbasis Digital. Bersama dua orang narasumber lain, yakni Mahasiswa S1 dan S2 Sastra Sunda Unpad, alhamdulillah saya berkesempatan berbagi tentang penggunaan media digital untuk mempublikasi toponomi sekaligus memfasilitasi partisipasi publik terkait toponimi masing-masing daerahnya.

Lebih baru Lebih lama